Sakramen Baptis adalah pintu masuk kehidupan Kristiani. Melalui baptisan, seseorang dilahirkan kembali sebagai anak Allah dan resmi menjadi anggota Gereja Katolik. Baptis menghapus dosa asal dan menandai awal perjalanan iman bersama Kristus.
Dalam baptisan, air menjadi tanda rahmat Allah yang membersihkan dan memberi hidup baru. Sejak saat itu, seorang baptisan dipanggil untuk bertumbuh dalam iman, doa, dan kehidupan kristiani.
Melalui baptisan pula, seseorang diterima dalam keluarga besar Gereja. Perjalanan iman tidak dijalani sendirian, tetapi bersama komunitas umat Allah. Baptis mengajak kita untuk terus belajar mencintai, mengampuni, dan melayani sesama dalam kehidupan sehari-hari sebagai murid Kristus
Kegiatan Baptis Bayi di Paroki MBSB Nusa Dua diadakan setiap Minggu kedua dalam bulan. Pembinaan orang tua wali baptis diadakan setiap Rabu Minggu kedua dalam bulan dimulai pukul 17.00 WITA – selesai, bertempat di aula St Crhistoforus ( Basement 1 Gereja ). Info selengkapnya bisa menghubungi Sie Katekese Bapak Kandidus Mili +6281-3385-63573
Panduan Penerimaan Sakramen Baptis di Paroki
Unduh Formulir Baptis
Pertanyaan Seputar Sakramen Baptis
Apakah baptis hanya bisa diterima satu kali?
Ya. Sakramen Baptis hanya diterima satu kali seumur hidup dan tidak dapat diulang, karena meninggalkan tanda rohani yang tetap
Apakah bayi boleh dibaptis?
Boleh. Baptis bayi adalah praktik umum dalam Gereja Katolik. Orang tua dan wali baptis berjanji membantu anak bertumbuh dalam iman.
Apa syarat menjadi wali baptis?
Wali baptis harus:
-
Katolik
-
Sudah menerima Baptis, Komuni, dan Krisma
-
Hidup sesuai iman Katolik
-
Berusia cukup dewasa (umumnya ≥16 tahun)
Dokumen apa yang biasanya diperlukan untuk baptis?
Biasanya meliputi:
-
Surat pengantar dari lingkungan/paroki asal
-
Akta kelahiran (untuk baptis bayi/anak)
-
Data orang tua dan wali baptis
Berapa lama persiapan sebelum baptis?
untuk Baptis Bayi, orang tua calon baptis bayi diwajibkan mengikuti bimbingan persiapan selama satu kali pertemuan bersama pastor paroki mengikut jadwal yang ditentukan
untuk calon baptis dewasa perlu mengikuti katekese persiapan baptis
